Welcome To Riau Info Sawit

Kepada pengunjung Blog ini jika ingin bergabung menjadi penulis, silahkan kirim alamat email serta pekerjaan anda ke : anaknegeri.andalas@gmail.com

Memuat...

Kamis, 29 Januari 2009

Harga Komoditi Pertanian Mulai Nai

Kamis, 22 Januari 2009 
Pasbar, Padek—-Harga sejumlah komoditi pertanian maupun perkebunan di Pasbar terus menunjukkan tren kenaikan. Mulai membaiknya harga komoditas tersebut membawa angin segar bagi para petani. “Kini petani boleh bernapas lega. Karena, harga jual jagung kini sudah naik. Jika sebelumnya harga jagung di tingkat petani hanya Rp1.400 per kg, sekarang naik menjadi Rp2.200 per Kg,” ujar Manik, 50, petani jagung di Luhak Nan Duo, Pasbar. 

Dia mengatakan, sejak satu minggu ini, harga jagung terus membaik. Kondisi ini, katanya telah memberikan semangat baru bagi para petani jagung untuk terus meningkatkan kapasitas produksinya. Petani jagung lainnya, Eman, 40, juga mengatakan demikian. Kenaikan harga jagung sudah terjadi sejak sepekan terakhir. Namun, dengan melihat kondisi harga sekarang, para petani jagung mulai merasakan datangnya angin segar seiring terus membaiknya harga jagung di tingkat pengumpul.“Mudah-mudahan harga jagung terus naik hingga ke harga yang sepantasnya,” ujarnya. 

Sementara itu, perkembangan harga kelapa sawit saat ini juga menggembirakan. Kendati belum terlalu membaik, harga sawit yang sebelumnya berkisar Rp700 per Kg, sekarang sudah naik menjadi 1.000 per Kg. Melihat kondisi seperti ini, petani terlihat sangat optimis harga sawit akan terus mengalami peningkatan, seiring dengan perbaikan ekonomi dunia. Sikap optimisme ini dituturkan Yono,55, petani sawit di Luhak Nan Duo. 

Dikatakannya, meskipun harga sawit turun, namun sawit hingga kini masih tetap menjadi komoditas yang sangat menjanjikan. “Melihat dari perkembangan harga saat ini, kami optimis harga sawit akan terus membaik. Untuk itu kita harus sabar menanti hingga ekonomi dunia kembali membaik,” ungkapnya. (e)
http://www.padangekspres.co.id/content/view/28756/104/

Tidak ada komentar: