Welcome To Riau Info Sawit

Kepada pengunjung Blog ini jika ingin bergabung menjadi penulis, silahkan kirim alamat email serta pekerjaan anda ke : anaknegeri.andalas@gmail.com

Memuat...

Selasa, 12 Juli 2011

Ratusan Kelapa Sawit Warga Pelalawan Dicabuti OTK

Selasa, 12 Juli 2011 16:36
Para petani Desa Kesuma Pelalawan sedang resah. Belum lagi sengketa lahan mereka dengan PT Arara Abadi tuntas, kini ratusan tanaman kelapa sawit mereka dicabut orang tak dikenal.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Aksi pengrusakan terhadap kebun warga dusun dua Sungai Medang desa Kesuma kecamatan Pangkalankuras kembali terjadi, Senin (11/7/11). Sedikitnya, ratusan pokok sawit dan ratusan batang karet yang baru saja ditanam habis di cabut oleh orang tak dikenal. Meskipun saat ini lahan mereka dalam sengketa dengan PT Arara Abadi, namun warga tak berani menuding pelakunya terkait dengan perusahaan HTI tersebut.

Atas aksi pencabutan itu dua orang perwakilan dari warga dusun dua Sungai Medang membuat laporan ke pihak kepolisian Selasa (12/7/11). Kedua perwakilan masyarakat itu antara lain, Manik (50) dan Anto Riyadi (43). Kedua langsung menghadap ke ruangan Kanitreskrim Mapolsek Pangkalankuras Ipda Rhino Handoyo. Kepada Kanit mereka mengatakan, aksi pencabutan kebun sawit dan karet warga itu di perkirakan terjadi Selasa sore, atau bersamaan dengan acara dengar pendapat antara DPRD Pelalawan dengan warga Kesuma dan PT Arara Abadi.

Menurut penuturan Manik kepada penegak hukum tersebut, dirinya pada sore hendak melihat kebun sawit yang berada beberapa kilo meter dari perkampungan, namun ketika didekati ternyata sawit yang baru saja ditanam tersebut sudah berada di atas tanah.

Sesaat pada waktu itu kata manik dirinya langsung terhenyak ditanah. Beruntung pada saat itu dirinya tidak seorang diri, dia ditemani oleh salah satu warga bernama eko. Pada kesempatan itu, ia melihat sekirity PT Arara Abadi. Keduanya menanyakan perihal, dicabutnya ratusan batang sawit milik. Namun sang Satpam tidak mengetahui sama sekali.

Diterangkan, Manik, aksi pencabutan ratusan pohon sawit itu menggunaka alat berat. Katanya, tanah yang ditanam kebun sawit itu sebelumnya di hibahkan oleh bathin hitam bernama abdul majid. Atas hibah tanah seluas dua hektar itu, ia langsung menggarap dengan menanami sawit.

ditempay yang sama, anto riyadi juga menyampaikan hal yang sama. Berbeda dengan manik, justru anto menanami tanahnya dengan pokok karet. Dengan nasib yang sama kebun karet itu juga dicabut. 'Umur karet itu lebih dua tahun,' tukasnya.***(feb)

Tidak ada komentar: